Tampilkan postingan dengan label flash back. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label flash back. Tampilkan semua postingan

I'm Back

Hallo my friend..!!..I’m back...Ternyata sudah lebih dari 30 hari tidak update blog ku ini, sampe-sampe Allexa rank-ku merangkak sendiri. Karena si empunya blog jarang update jadinya tuh rank meningkat 2 digit aja..bahkan tadi aku check sudah mulai berhenti dan sepertinya akan melorot. Jadi langsung aja deh aku coba merangkum cerita sepanjang 30 harian terakhir.
Sempet juga ada yang menyindir (kalo boleh dibilang begitu sih) tapi aku coba berpositive thingking aja dengan menyebutnya memberi semangat kepada ku untuk terus melakukan update di blog. Walaupun aku 2 bulan terakhir ini berfikir untuk menjadikan blog ini menjadi fokus dengan tema property-nya, akan tetapi dengan sumber inspirasi yang melimpah disekitarku belum mampu untuk menjadikan blog ini fokus.


Ga apa2 deh, aku sudah cukup puas dengan perkembangan blog ini yang telah banyak membantu ku untuk selalu ingat akan teman-teman blog yang belum aku kunjungi. Mudah-mudahan inkonsistensi yang sekarang sering melekat (bisa juga disebut ‘kemalasan’) pada diriku bisa berubah menjadi ‘konsisten dalam inkonsistensi’...nah lho..!!
Okeh..coba aku flash back sebentar ke 60 hari kebelakang ya..yup, tepatnya tanggal 22 september 2009 aku memperoleh dollar pertama dari internet. Berharap memperoleh dollar dari blog ini ternyata masih jauh dari harapan mengingat inkonsistensi-nya aku dalam updating artikel disini.
Jadi sejak bulan Juli aku memulai dengan suatu program gratisan (atau semi gratisan) di internet yang disebut PTC (paid to click). Klik disini jika teman-teman ingin mengetahui tentang program tersebut.
Program ini jadi lebih bermanfaat ketika pada awal bulan Juli tersebut aku mendapatkan sambungan internet speedy yang telah lama menjadi daftar antri dari Telkom. Dikarenakan didalam program PTC disarankan untuk terdaftar didalam satu IP setiap akun yang kita miliki, agar terhindar dari daftar cekal oleh pemilik PTC yang kita ikuti.
Selain dari kesibukan klik iklan di program PTC, aku pun mencoba untuk membuat satu blog khusus tentang perkembangan ku didalam dunia PTC.
Jadilah dengan mengelola 4 blog dalam satu waktu sangat menyita fikiran ku...(bukannya serakah ya karena aku ingin mencoba fokus sehingga blog emerzet615 ini tidak terlalu banyak menampung tema tulisan yang baru)
Jadi, moga2 aja dengan semakin berkembang nya profit di bisnis property (offline) yang aku jalani dapat mendukung (terutama masalah dana) bisnis ku di internet (online).
Terima kasih buat blogger ingusan, mas dinoe dan wishtobehero yang terus memberi semangat kepada ku untuk selalu bisa update di blog emerzet615 ini.
Berikutnya mudah2an update terbaru dari pemilik blog ini tidak perlu harus 30 hari kedepan..he..he
Keep on dreaming n start your action

eMeRZet bilang begini nih »»

eMeRZet bilang tentang Hari Pramuka

Setiap tanggal 14 Agustus diperingati sebagai hari Pramuka yaitu hari lahirnya kepanduan di Indonesia. Tapi apakah temen-temen sudah tahu bahwa istilah Pramuka itu ternyata berasal dari Sri Sultan Hamengku Buwono IX..??

Begini saudara-saudara ceritanya..(alm Mbah Surip mode on)


Jasa Sri Sultan Hamengku Buwono IX ternyata membekas dalam kegiatan kepramukaan.
Sesudah Proklamasi 1945 pemerintah mencoba mengadakan fusi atas berbagai organisasi kepanduan (itulah istilah lama untuk kepramukaan).Organisasi-organisasi kepanduan itu biasanya terpisah-pisah dan berada di bawah orderbow partai politik.Penyatuan itu diusahakan di bawah nama Pandu Rakyat Indonesia.”Tapi pada waktu itu Sri Sultan HB IX belum aktif dalam kepanduan,” kata Mayjen (Purn) Azis Saleh, yang juga mantan Ketua Harian Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Indonesia.

Sebelum penyerahan Kedaulatan 1949 di daerah yang dikuasai RI hanya ada satu organisasi kepanduan. Tapi, pada waktu RIS terbentuk, organisasi kepanduan Indonesia kembali lagi terpecah-pecah. “Kalau dihitung ada sekitar 104 organisasi,” kata Azis Saleh lagi. Karena itulah kemudian muncul lagi gagasan untuk federasi. Sebagai hasilnya, pada awal 1950-an terciptalah 21 organisasi pandu putera dan 2 untuk pandu puteri. Sultan Hamengku Buwono IX kemudian menjabat sebagai Ketua federasi pandu putera yang diberi nama IPPINDO (Ikatan Pandu Putera Indonesia). Walaupun demikian, kondisi kepanduan masih terpecah-pecah sehingga Menteri P dan K pada waktu itu Bahder Djohan sulit menentukan pembiayaannya.

Pada masa pemerintahan Kabinet Kerja I, 10 Juli 1959-18 Februari 1960, Bung Karno Presiden pertama Indonesia memerintahkan Menteri P dan K Prijono, yang beraliran kiri, untuk mempersatukan organisasi kepanduan Indonesia. Untuk itu pada tahun 1960 diadakan suatu rapat di Ciloto. Sri Sultan HB IX yang pada waktu itu juga menjabat Ketua Pengawas Kegiatan Aparatur Negara turut hadir. Rapat itu gagal mempersatukan kegiatan kepanduan. Karena itulah Bung Karno turun tangan dengan memberi instruksi kepada Prijono.

Azis Saleh curiga dengan langkah Prijono yang bermaksud memberi nama pionir Muda –yang berbau negara komunis—kepada kepanduan Indonesia. Menteri beraliran kiri itu juga mencoba mengubah warna kacu (dasi pandu) dengan warna merah. Azis Saleh kemudian membocorkan rencana Prijono kepada federasi kepanduan. “kalau itu jadi, habislah riwayat kepanduan di Indonesia, “ kata Azis Saleh kepada mereka.

Azis Saleh lalu menganjurkan federasi-federasi itu menjadi satu saja. Maksudnya supaya dapat mencegah terealisasikannya rancangan Prijono tersebut. Pokoknya, harus dicari jalan agar Presiden Sukarno tidak mendekritkan rencana kerja Prijono. Dalam suatu rapat IPPINDO yang dipimpin Sri Sultan, Azis Saleh kemudian mengusulkan agar kepanduan di Indonesia disesuaikan dengan kepanduan Indonesia yang sudah merdeka. Usul itu didukung oleh Sri Sultan HB IX.

Azis diberi tugas oleh federasi kepanduan untuk membuat sebuah rencana yang kemudian diajukan dalam sidang Kabinet yang dipimpin oleh Ir. Djuanda. Pada sidang tersebut diajukan pula rancangan yang dibuat oleh Prijono. Tapi menurut Azis, sidang sengaja menempatkan acara tentang kepanduan itu sebagai yang terakhir, sehingga akhirnya sidang menundanya. Itu disengaja, agar memberi kesempatan kepada berbagai organisasi kepanduan untuk melebur diri jadi satu organisasi saja.

Kemudian Azis berhasil duduk di dalam suatu tim untuk mengadakan reorganisasi kepanduan bersama Prijono, Menteri Achmadi, dan Sri Sultan sendiri. Atas usul Azis Saleh, Bung Karno setuju untuk mengangkat Sri Sultan sebagai ketua tim dan dia sendiri menjadi sekretarisnya. Sri Sultan lalu menyuruh Azis Saleh untuk menyusun sebuah rancangan anggaran dasar kepanduan. Tapi, diam-diam Prijono mengajukan rancangan yang telah dibuatnya kepada Bung karno, dan kemudian ditanda tangani. Bung karno mengira kertas kerja itu disusun oleh tim.

Untungnya rencana Prijono tersebut belum sempat diumumkan, dan masih ada di tangan Menteri Sekretaris Kabinet Mochamad Ichsan. Azis Saleh yang baru datang dari Surabaya buru-buru menemui Bung Karno dan menerangkan duduk perkaranya. Akhirnya Bung Karno membatalkan tandatangannya, sehingga rancangan Prijono itu juga batal.

Selagi Menteri Prijono ikut perjalanan presiden ke luar negeri, tim Sri Sultan—tanpa Prijono—berhasil menyelesaikan sebuah rancangan anggaran dasar kepanduan. Itulah yang kemudian ditandatangani oleh Ir. Djuanda yang menjadi Pejabat Presiden selama Bung Karno tak ada di tempat.

Setelah kembali, Prijono protes. Sri Sultan HB IX kemudian dipanggil Bung Karno ke Istana Bogor. Ternyata Prijono sudah ada di sana. Prijono menghendaki agar janji kepada negara didahulukan dari janji kepada Tuhan, seperti yang tercantum dalam Janji Pramuka. Akhirnya Bung Karno mengambil jalan tengah agar anggaran dasar itu dicoba dulu. Sewaktu pulang ke Jakarta, di dalam mobil Sri Sultan mengatakan anggaran dasar dan Janji Pramuka itu tak akan diubah. Sri Sultan pun tidak setuju dengan konsep Pionir Muda-nya Prijono yang berbau negara komunis.

Dalam anggaran dasar kepanduan yang ditandatangani Ir. Djuanda itu, kata “Pandu” diganti dengan “Pramuka”. Menurut Azis Saleh, istilah Pramuka itu berasal dari Sri Sultan yang mengambil dari istilah Poromuko, semacam pasukan yang berdiri paling depan dalam peperangan. Jadi, tak benar anggapan bahwa kata itu diperkenalkan oleh Menteri Prijono yang memperkenalkan istilah Pionir Muda. “Istilah Pramuka sudah diperkenalkan Sri Sultan dalam rapat di Ciloto,” ujar Azis Saleh lagi.

Lalu supaya kata ‘Pramuka” sama dengan ‘Pionir Muda”, sebutan itu diakali seolah-olah merupakan singkatan Praja Muda Karana, yang artinya warga negara muda yang bekerja. Istilah itu didapat dari seorang mahasiswi Fakultas Sastra U.I. yang menjadi salah satu pemimpin kepanduan di Indonesia. Nama si mahasiswi itu tak lain dari Soemantini, yang pernah menjabat sebagai Direktur Arsip nasional.
(dikutip dari buku “Sri Sultan—Hari-hari Hamengku Buwono IX, sebuah presentasi Majalah Tempo—grafitipers-1988”)

eMeRZet bilang begini nih »»

eMeRZet bilang tentang COMA Guns N Roses

..jangan pernah mengucapkan hal-hal yang tidak baik atau menceritakan kekurangan seseorang..karena hal yang kita ucapkan kadang terjadi terhadap diri kita, ini pernah terjadi pada diriku..pada awal tahun 90-an aku lebih menyukai lagu-lagu Indonesia dan sangat anti pada lagu Barat. Mungkin karena waktu itu aku adalah seorang kapiten...eh...seorang penggalang yang sangat idealis tentang nasionalisme..he..he..


Maka ketika kakak sepupu ku memperkenalkan dan memperdengarkan lagu-lagu dari Guns n Roses, Metallica dan Bon Jovi aku antipati terhadap nya. Ah..berisik..ga jelas alirannya..de el el..ga bakalan tertarik deh pikir ku, tapi kebanggaan terhadap musik Indonesia perlahan-lahan mulai berkurang ketika pada suatu saat temen sebangku di sekolah menanyakan tentang lagu Guns N Roses yang lagi ngetop saat itu (estranged)

Waktu itu aku memang pernah mendengar lagu itu ketika teman kakak sepupu ku lagi memutar kasetnya...gimana ga denger karena dari setting volume tape deck 0 sampai 20 diputar hingga 18...karena tahun 90 an rumahnya temen kakak sepupu ku itu masih banyak kebun kosong jadi ya ga terlalu kedengaran.

Anyway..ketika aku jawab pertanyaan temen sebangku ku bahwa aku juga tahu lagu itu (padahal cuma sok tahu aja) bahkan sampai nada n liriknya (walaupun ngasal sih pengucapannya)semua temen-temen terkesima bin kagum pada ku.
Jadi gede rasa nih..biasalah kalau seorang remaja yang merasa dirinya bisa dan semua teman-temennya manaruh respek terhadapnya maka remaja itu akan merasa bangga. Dan untuk mempertahankan respek dari teme-temennya itu maka akan melakukan sesuatu yang diluar keinginannya.

Deeerr..law of attraction terjadi..kayak disambar petir aja..aku langsung berubah 180 derajat, dari yang anti lagu n music barat sekarang jadi kelimpungan cari info n mempelajari tentang berbagai aliran music barat yang lagi digandrungi oleh temen-temen ku.

Kelihatannya jadi terpaksa ya..dan tidak sesuai hati nurani..tapi pengakuan seseorang terhadap eksistensi kita di suatu komunitas ternyata dapat menjadikan kita menepis segala idealisme..

Ok..ini ada satu lirik lagu dari Guns N Roses yang menjadi favorit ku..judulnya COMA

Hey you caught me in a coma
And I don't think I wanna
Ever come back to this...world again
Kinda like it in a coma
'Cause no one's ever gonna
Oh, make me come back to this...world again
Now I feel as if I'm floating away
I can't feel all the pressure
And I like it this way
But my body's callin'
My body's callin'
Won't ya come back to this...world again
Suspended deep in a sea of black
I've got the light at the end
I've got the bones on the mast
Well I've gone sailin', I've gone sailin'
I could leave so easily
While friends are calling back to me
I said they're
They're leaving it all up to me
When all I needed was clarity
And someone to tell me
What the fuck is going on
Goddamn it!


Slippin' farther an farther away
It's a miracle how long we can stay
In a world our minds created
In a world that's full of shit


Help me
Help me
Help me
Help me
Bastard


Please understand me
I'm climbin' through the wreckage
Of all my twisted dreams
But this cheap investigation just can't
stifle all my screams
And I'm waitin' at the crossroads
Waiting for you
Waiting for you
Where are you


No one's gonna bother me anymore
No one's gonna mess with my head no more
I can't understand what all the fightin's for
But it's so nice here down off the shore
I wish you could see this
'Cause there's nothing to see
It's peaceful here and it's fine with me
Not like the world where I used to live
I never really wanted to live


Zap him again
Zap the son of a bitch again


Ya live your life like it's a coma
So won't you tell me why we'd wanna
With all the reasons you give it's
It's kinda hard to believe
But who am I to tell you that I've seen
any reason why you should stay
Maybe we'd be better off without you anyway


You got a one way ticket
On your last chance ride
Gotta one way ticket
To your suicide
Gotta one way ticket
An there's no way out alive
An all this crass communication
That has left you in the cold
Isn't much for consolation
When you feel so weak and old
But is home is where the heart is
Then there's stories to be told
No you don't need a doctor
No one else can heal your soul


Got your mind in submission
Got your life on the line
But nobody pulled the trigger
They just stepped aside
They be down by the water
While you watch 'em waving goodbye
They be callin' in the morning
They be hangin' on the phone
They be waiting for an answer
When you know nobody's home
And when the bell's stopped ringing
It was nobody's fault but your own
There were always ample warnings
There were always subtle signs
And you would have seen it comin'
But we gave you too much time
And when you said that no one's listening
Why'd your best friend drop a dime
Sometimes we get so tired of waiting
For a way to spend our time
An "It's so easy" to be social
"It's so easy" to be cool
Yeah it's easy to be hungry
When you ain't got shit to lose
And I wish that I could help you
With what you hope to find
But I'm still out here waiting
Watching reruns of my life
When you reach the point of breaking
Know it's gonna take some time
To heal the broken memories
That another man would need
Just to survive

..ini videonya..http://www.videosjam.com/g/guns-n-roses/videos/coma.html..kalo masih berfungsi sih..he..he..check this out aja deh

eMeRZet bilang begini nih »»

eMeRZet bilang tentang I'D LIKE TO RIDE MY MOTOR CYCLE

Mengendarai sepeda pancal sih aku sudah mahir, bahkan sampai pernah nabrak segala lho (nabrak kok dibilang mahir..capee deh..). Sewaktu ikut Ekstra kurikuler Pramuka di SMP tahun 1989 aku pernah memperoleh Tanda Kecakapan Khusus (TKK) Bersepeda yang ada tanda roda sepeda itu lho.. Walaupun masih tingkat dasar (purwa) tapi instruktur/Pembina kami mengujinya (menurutku) sudah masuk level menengah.


Bayangkan, kami disuruh mengendarai sepeda dengan tangan kanan mengendalikan stang kemudi dan tangan kiri membawa ember yang berisi air. Bagi remaja seusia kami ujian itu termasuk lumayan berat soalnya harus bolak-balik lapangan basket 2 kali.

Kemudian dilanjutkan mengendarai sepeda dengan membuat jalur membentuk angka 8, lalu dilanjut yang terakhir naik dan turun dari sepeda dalam posisi bergerak..persis seperti tukang jualan tempe yang dulu sering keliling kampung.

Ketika masa pacaran dan baru menikah, aku berdua sama istri jika akan ke Samarinda cukup naik sepeda motor. Pada masa itu sih seneng aja berdua naik motor dengan menempuh 2 jam perjalanan Bontang-Samarinda, biasanya kami beristirahat 1 kali untuk peregangan dan istirahat sejenak atau cek2 motor.

Bahkan setelah mempunyai anak pertama kami berdua masih sempat beberapa kali ke Samarinda menggunakan sepeda motor. Karena faktor waktu tempuh yang bisa dipangkas juga karena keleluasaannya dan tidak ribet..dan satu lagi..hemat..he..he..he.

Kalo naik bis kan kita harus ke terminal dulu dan kalau dari tempat tinggal ku waktu itu ke terminal bis mesti naik taksi kota (kita bilang angkot dengan sebutan taksi kota karena dulu moda angkutan ini bisa mengantar sampai depan rumah) setelah itu biasanya masih menunggu penumpang lain atau baru bisa berangkat kalau bis nya sudah penuh.

Belum lagi nanti anak ku mabok perjalanan (turunan kayaknya tuh..masih mending dari pada mabok minuman keras..), terus di samarinda harus naik angkot lagi dari terminal antar kotanya menuju ke rumah mertua.

Karena beberapa factor yang diatas maka memang lebih fleksibel dan ekonomis jika kita menggunakan sepeda motor sendiri.

Kendalanya adalah..bisakah mengendarai sepeda motor?..berani ga melakukan perjalanan Bontang-Samarinda pulang pergi yang rutenya naik turun bukit.??

Solusi pertama adalah kita harus bisa naik sepeda motor..(ya iyalaah…) yang kedua adalah kita harus belajar kalo belum bisa (..gimana sih..ya iya doong..cape deeh..)

Nah ketika pertama kali menginjakkan kaki di Bontang waktu itu aku belum bisa mengendarai sepeda motor dan kebetulan temen satu kos ku Dony baru saja membeli sepeda motor bekas (second hand). Maka kesempatan itulah kumanfaatkan untuk belajar mengendarai sepeda motor.
Instruktur ku waktu itu ya temen2 satu kost yang sudah bisa mengendarai sepeda motor..seperti habib, Indrawan dan si pemiliknya sendiri Dony.

Ada satu kejadian lucu dan lugu menurut ku..ketika aku belajar mengendarai sepeda motor dengan membawa ‘instruktur’ ku hendak melewati suatu tanjakan. Posisi pada waktu itu adalah gigi 2 dengan full throttle gas, tapi menurutku yang sok tau kalo posisi menanjak kan perlu tenaga lebih apalagi sambil berboncengan. Ya sudah langsung saja kutambah perseneling menjadi gigi 3..dan tentu saja tuh motor seperti ‘ngeden’ meraung-raung begitu.

Wah pasti kurang nih tenaganya..pikir ku..lalu kutambah lagi saja persenelingnya ke gigi 4. walhasil tuh motor malah jalan ditempat karena berada di putaran Rpm atas dan posisi menanjak.

Instruktur ku langsung mengambil alih tuh motor..ya sudah kamu di belakang saja…lihatin dulu deh caranya mengganti perseneling..sergahnya..Yaa..kalo begitu besok bilangin dulu dong triknya..lagian kan kadang aku lupa sedang dalam posisi gigi berapa nih motor karena tidak ada indikasi nomor giginya..cuman Netral ama Top gear saja..

Tapi belakangan hampir disemua sepeda motor keluaran terbaru selalu ada indicator posisi giginya..mungkin dibuat khusus karena ada kasus seperti aku ini kali ya…??




eMeRZet bilang begini nih »»

Ole Gunnar Solskjaer

Sepak bola adalah salah satu olahraga favorit ku..dan juga kebanyakan orang memang senang dengan olah raga rakyat ini. Perkembangan sepak bola pun selalu ku monitor apa lagi jika berhubungan dengan klub sepak bola Manchester United the Red Devils.

Sejak kapten tim nya masih dipegang oleh Steve Bruce hingga saat ini oleh Rio Ferdinand aku masih setia dengan Manchester United….lets high up this year..


Nah ketika suatu saat di perusahaan kami akan diadakan pertandingan antar grup shift, maka kami mencari perlengkapan untuk kostum tim . Pas mao menentukan nomor punggung yang akan di kenakan baru deh pada berebutan untuk mendapatkan nomor yang mantap…kalo yang biasanya jadi striker dia akan memilih nomer 10 / 11.

Kalo aku memilih nomor 20 karena di pake oleh Solskjaer pemain favorit ku di MU…mau nya sih jadi striker juga, tapi dalam perkembangan nya ternyata aku hanya menceploskan bola 1 kali dalam berpuluh kali pertandingan resmi….jadi ya dengan lapang dada aku ganti posisi deh, jadi pemain bertahan.

Kan kebanyakan orang-orang pengen nya nyeraaang terus…jadi mereka kepingin jadi pemain depan atau pemain tengah aja, jadi aku pilih jadi pemain bertahan supaya kalo ada latihan ataupun pertandingan resmi bisa selalu jadi tim inti gituu…kan jarang yang mau jadi Back tengah.

Lagian juga kita kan udah tua..he..he..udah ga selincah dulu…jadi Back udah cukup lah memuaskan dahaga untuk bermain bola.

Oiya kembali ke soal Solskjaer tadi..ternyata si ‘Baby-Faced Assasin’ karena muka bayi tapi finishing yang mematikan itu udah gantung sepatu per tanggal 27 Agustus 2007 lalu.

Dia emang jadi salah satu pemain Favorit ku karena pemain kelahiran Norwegia 26 February 1973 itu menjadi salah satu pemain tersubur dalam urusan mencetak gol bagi United. Dari 366 pertandingan yang udah dia lakoni, dia mencetak 126 gol !!.
Bahkan gol nya di masa injury time ketika MU berhadapan dengan Bayern Muenchen di Final UEFA Champions League tahun 1999 membuat MU kali kedua dalam sejarah nya mampu membawa Piala Champions ke Old Trafford.

Pemain yang diboyong dengan bandrol 1.5 juta pundsterling dari Molde F.K pada July 1996 itu akhirnya memang mengakhiri karir nya sebagai pemain di MU dan oleh Sir Alex Ferguson di ajak melatih Team Utama sebagai pelatih para Striker.

Dan sebelum mengakhiri karir nya..Solskjaer adalah pemegang rekor sepanjang masa untuk Manchester United dalam urusan mencetak gol terbanyak ketika di mainkan sebagai pemain pengganti…28 gol!!!

Hmm...You are my Solskjaer…..

eMeRZet bilang begini nih »»

GAMER…Pecinta video game

Mainan…kadang aku suka menghayal sendiri kalo sesuatu yang kita inginkan tidak dapat terpenuhi..terlebih-lebih sewaktu aku kecil..apalagi kalo bukan mainan.
Nah pas ketika aku udah kerja lah aku akhirnya bisa membeli video game…PSX..Playstation adalah salah satu peralatan yang ku beli sebagai pelengkap isi rumah kontrakan ketika pertama kali berumah tangga.

Dilengkapi dengan CD game bola Winning Eleven, Racing Gran Turismo, Advanture Tomb Rider, RPG Role Playing Game Final Fantasy series, Strategy Footbal Manager dan seabrek judul2 games yang lainnya.


Tapi emang judul games diatas lah yang sering ku pake untuk menemani ku nge-game di console PlayStation tersebut. Dan udah beberapa kali aku ganti stick karena jebol keseringan di pake, sampai-sampai hampir 3 jam perhari aku betah di depan konsole PSX. Maklum kalo abis pulang kerja atau off aku suka bingung apa yang mesti dilakukan.

Hingga sampe detik ini pun aku masih suka nge-game, tapi ya sekarang udah ga pake console PSX lagi…udah di-gudang-kan tuh PSX , dan emang udah ga fungsi lagi alias udah rusak. Jadi sekarang ini aku nge-game menggunakan computer.

Selain karena kualitas gambar yang lebih bagus juga sekalian belajar mengoperasikan computer untuk memepelajari program-program Windows seperti Word, Excel, Power point dan Visio. Karena Job description di kerjaan ku diharuskan mampu menguasai Program-program dasar Windows. Yaa…sekalian belajar sambil nge-game gitu.

Nah sekarang udah mulai nambah deh jenis-jenis game yang ku maen kan. Kalo game Bola sih masih tetep ga akan ada matinya..Winning Eleven, terus game Real Time Strategy Age Of Empires series 1/2/3 dilengkapi dengan beberapa Expansion pack-nya..dan ini dia mungkin yang mengasyikkan kerena kita kudu meng-install dulu game-game tersebut sebelum memainkannya

Kebanyakan sih kita langsung copy paste atau tinggal tombol install langsung jadi deh game nya…tapi beberapa game kadang kudu di extract dan disuruh mengaktifkan Crack nya terlebih dahulu baru game nya bisa di gunakan.

Dan sekarang nge-game juga sering kami lakukan berdua dengan anak pertama ku Zidan, bahkan sejak usianya 2 tahun aku sering mengajak anak ku itu maen game. Nge-Game is part of my life.

eMeRZet bilang begini nih »»

....Bonek...

Tahun 1997 adalah tahun nya Persebaya juara Liga Indonesia, mereka mengalahkan Bandung Raya sang Juara Bertahan Liga Indonesia seri sebelumnya. Sebagai orang Jawa Timur banyak teman-teman ku bersuka cita di perantauan Kalimantan ini, begitu pun aku..walaupun aku asli Betawi tapi ga tau kenapa waktu itu aku emang pegang Persebaya untuk merebut gelar Juara Sepakbola Indonesia dari Tangan Bandung Raya. Tidak ada diskriminasi Ras disini, tapi mungkin karena kebetulan aku dipanggil dengan sebutan Bonek oleh temen-teman ku di Camp Petrosea sampai sekarang.

Aku...Betawi di panggil dengan sebutan Bonek...??Bondo Nekat adalah sebutan dari para fans fanatic club sepak bola Persebaya Surabaya..??how could it be..??This is the story........


“..nama ku Nurwidi...Nurwidi Wiyono..” dia menyebutkan nama nya, tipikal orang Jawa Timur dengan dialek Jawa nya yang kental. Temen satu bangku di Bis ketika perjalanan dari Bandara Sepinggan Balikpapan menuju ke kota Bontang tempat kami mencari duit.

Setelah kurang lebih 250 km dan 6 jam perjalanan kami tiba di Kota Bontang dan langsung menuju ke suatu Kawasan Industri yang di sebut KIE .
Di sana kami di tempatkan di Barak Petrosea tepat nya Barak 12 dan 13..
“Silahkan mencari nama dan kamar nya masing-masing..”,perintah tour guide kami dan ternyata nama-nama kami sudah ada di tiap kamar yang telah ditentukan di Barak tersebut.

Karena temen-temen Jakarta berjumlah 9 orang maka ada salah satu dari kami yang tidak sekamar dengan temen asal Jakarta, karena tiap tiap kamar hanya diisi dengan 2 orang saja.
Dan bener aja firasat ku....aku yang terpisah dari temen-temen Jakarta, disetiap kamar yang kulihat tidak ada nama ku tercantum disana.

"...wah elo ga keterima kali...",ada temen ku nakut-nakutin. Wah apa iya ya........"coba cari di Barak yang satunya Gus..!",temen ku yang lain menimpali.

Nah ketemu nih, disitu tertulis AGUS RIYADI dan HABIB ASROI...". he..he..ternyata nama ku diselip kan untuk menggenapkan tiap-tiap kamar bisa terisi 2 orang, dikarenakan temen-temen dari penerimaan Surabaya berjumlah 11 orang.

Jadilah aku bergaul dengan orang-orang dari Jawa Timur..bergabung dengan dialek baru dan kebudayaan dari Jawa Timur yang identik dengan AREK SURABAYA, sehingga sambil bercanda temen-temen penerimaan Jakarta sempet menyebut aku itu BONEK karena ya itu tadi....sampai sekarang pun aku masih dipanggil dengan sebutan BONEK, suatu penghargaan yang mungkin diberikan temen-temen kepada ku sebagai dedikasi ku terhadap pertemanan kami…

...Now you know the Story so far.......

eMeRZet bilang begini nih »»

Flash Back 2

Flash Back 2
Jakarta - Balikpapan - Samarinda - Bontang April 1997

.....Persiapan ku ke Kalimantan udah siap semua, aku di harus kan berkumpul terlebih dahulu di kantor pusat Gambir sebelum berangkat ke Balikpapan. Alamat Om Edy di Samarinda juga udah di selipkan di dompet ku.Gambir - Gedung Humpuss udah ga asing lagi bagi ku, aku sering lewat pas nyari keperluan kegiatan Pramuka di toko KWARNAS Gambir yang satu deret jg dengan KOSTRAD tempat Mbah KOPI dulu mengabdi jadi Tentara.
Mungkin juga karena daerah Gambir identik dengan BOEDOET yaitu STM Negeri 1 yang menjadi target awal ku ketika milih STM selepas SMP, tapi belakangan aku rubah menjadi STM Negeri 6 yang bikin semua berantakan..Tapi memang garis kehidupan ku harus seperti itu...ya..there's nothin' wronk with that..its only a matter of choice.
....walaupun tinggal di Jakarta tapi kalo masuk gedung bertingkat ya aku baru beberapa kali aja, pertama kali naik lift juga pas waktu di ajak ke kantor BULOG tempat nenek ku bekerja (ibu) itu pun waktu kelas 4 SD.


Di Gedung Humpuss seingat ku aku bertemu dengan seseorang yang juga diterima kerja di Kalimantan sewaktu turun dari mobil yang mengantarkan ku ke Gambir. Dari Basement kami menuju lantai 9 kalo ga salah sih ...ketika semua Karyawan penerimaan Jakarta sudah berkumpul kami berangkat keesokan paginya menuju Bandara Soekarno - Hatta menuju ke Bandara Sepinggan di Balipapan.Kami semua bersembilan orang yaitu aku, Soli anak STM Jaktim, Lilik, Suharto dan Tri Muryanto teman satu angkatan di BLK Pasar Rebo. Ada juga teman yang dari Bogor yaitu Indrawan, Agus Rohimat aka Orrie dari Bandung, Donny dan terakhir Hendri si anak Bekasi.
Pesawat terbang...honestly meskipun aku sekolah di SMT Penerbangan yang berkecimpung tentang 'All about'Aeoroplane, tapi naik pesawat terbang komersial dengan rute tertentu ya baru pertama kali itu...cockpit dalam pesawat Hercules C-130 & super chooper helikopter yang sering di pakai syuting Film-film tentang perang Vietnam pernah ku naiki waktu PKL di Lanud Hussein Sastranegara Bandung, tapi naik pesawat komersil...wuiiih.
..Tapi untungnya ada Soli yang pernah atau tahu seluk beluk pengurusan dokumen di Bandara Soekarno Hatta, jadi dia semua deh yang bantu ngurusin boarding pass kita...wah pokok nya keliatan banget 'ndeso' nya. Sampai di dalam pesawat Airbus-nya Sempati Air aja kita masih keliatan 'ndeso' nya,....pengen deket jendela..he..he..mungkin pengen ngeluarin tangan kalo pas take off ama landing kali...!!
Di Bandara Sepinggan Balikpapan kami dipertemukan dengan Rombongan dari penerimaan Surabaya, hingga jumlah kami seluruh nya ada 20 Orang.

eMeRZet bilang begini nih »»

11 years anniversary in Bontang

..Allhamdulillah, walaupun panas dan 'litlle bit' pengap tapi aku berusaha untuk beradaptasi dengan suasana Kota ini.
"gus..ibarat nya dateng ke rumah orang, Agus harus 'permisi' dan ngikuti aturan yang ada disonoh...", mendiang kakek ku Mbah KOPI berpesan seperti itu ketika aku diterima kerja di tanah Kalimantan ini.
Gak terasa pesan itu ternyata udah berumur 11 tahun, sampai detik ini Allah SWT banyak memberiku Rezeki dan kepercayaan...two greats kids , my Only lovely wife ....and lot more.

flash back :

"...Gus elo dapet surat panggilan 'noh'..." kakak ku teriak pas aku pulang dari rumah teman satu sekolah dari SD sampai STM di daerah Rawa Binong, Lubang Buaya.Wah langsung sibuk nih ngurusin Dokumen seperti Foto diri, Fotocopy Ijazah SD sampai STM, SKKB dan surat pindah Mengenai Surat Pindah ternyata menjadi satu masalah sampai aku menginjakkan kaki di Kalimantan, karena dari pak RT sampai Staff Kelurahan di Lubang Buaya Jakarta Timur bersikeras tidak memberikan aku surat pindah. Mereka cuma merekomendasikan dan melengkapi aku dengan surat pengantar pindah sementara aja, bilang nya sih buat jaga-jaga kalo aku gak kerasan di Kalimantan dan ingin kembali ke Jakarta nanti ga di persulit. Karena kalo kita sudah buat surat pindah, nantinya kita di anggap bukan orang Jakarta lagi sehingga kalo balik ke Jakarta kita dianggap sebagai pendatang.Tapi akhirnya dalam 1 minggu aku udah menyelesaikan dokumen-dokumen yang diperlukan minus Surat Pindah tadi untuk keperluan kerja di Kalimantan.Mungkin udah nasib ya kalo aku memang udah digariskan sejak lama bakalan akan tinggal di Kalimantan, karena pas aku ga di terima di STM Negeri orang tua ku agak kelabakan juga..cuma aku berlagak tenang-tenang aja. Tapi 'honestly' aku juga jadi pusing waktu itu, bagaimana enggak. karena prediksi ku...aku pasti bisa keterima di STM Negeri 6 jurusan listrik dengan NEM <37,38> yang semestinya aku ada kesempatan untuk sekolah di STM negeri.Tapi prediksi ku buyar semua ketika ternyata NEM temen-temen SMP seantero Jakarta lagi tinggi-tinggi nya khusus untuk jurusan Listrik pada waktu itu. Frustasi juga tapi aku punya kebiasaan untuk meredam jangan sampai terlalu kelihatan di luar kalo aku lagi stress..ya kubuat se 'enjoy' mungkin lah. Sampai sepupu ku bilang kok bisa-bisa nya aku ga stress mikirin Sekolah ku yang ga keterima di Negeri...yee belom tau die...
Memang pada tahun-tahun segitu <1992> para lulusan SMP yang pengen sekolah di STM emang banyak mengincar STM-STM Negeri supaya abis lulus bisa langsung kerja. Itu terbukti pada Om ku yang sekolah di SMT Penerbangan Negeri kemudian belakangan kerja di Group Astra dan ditugaskan di kalimantan oleh Perusahaannya tepatnya di ibukota Provinsi Kalimantan Timur Samarinda.Memang Om Edy jadi motivator ku untuk sekolah di STM, cuma aku ga bisa diterima di STM Negeri itu masalahnya...Jadinya oleh Om Edy aku direkomendasikan untuk sekolah di SMT Penerbangan PGRI yaitu STM Swasta yang dari guru ampe sistem pendidikan nya sama dengan STM Negeri.Ternyata dibutuhkan waktu lima tahun hingga aku akhirnya juga mengikuti jejak Om Edy untuk bekerja di Kalimantan sampai sekarang.

eMeRZet bilang begini nih »»
 
www.e-referrer.com